Mahad.umsida.ac.id- Pembelajaran Bahasa Arab memerlukan strategi yang tepat, terutama bagi siswa pemula di lingkungan berasrama yang memiliki jadwal padat.
Baca Juga: Kemampuan Bicara Bahasa Arab Siswa Madrasah di Sidoarjo Masih Hadapi Tantangan
Hal itu terlihat dalam penelitian Amelya Khusnul Fadhilah dan Farikh Marzuqi Ammar dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang mengkaji efektivitas model Think-Pair-Share pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin. Hasilnya, model ini terbukti mampu meningkatkan nilai belajar Bahasa Arab secara cukup efektif.
Penelitian tersebut dilakukan terhadap 29 siswa kelas VII dengan desain pretest-posttest one group. Sebelum pembelajaran menggunakan model Think-Pair-Share, rata-rata nilai awal siswa berada di angka 59,31. Setelah metode diterapkan, rata-rata nilai meningkat menjadi 83,96. Sementara itu, hasil uji N-Gain mencapai 0,613 atau 61,33 persen, yang masuk kategori sedang atau cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dapat menjadi alternatif penting untuk memperkuat penguasaan Bahasa Arab di sekolah berbasis asrama.
Tantangan belajar Bahasa Arab bagi siswa pemula
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa pembelajaran abad ke-21 menuntut proses belajar yang aktif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Guru tidak lagi cukup mengandalkan metode klasik yang membuat kelas pasif, sebab keberhasilan belajar sangat dipengaruhi oleh strategi yang digunakan selama proses pembelajaran. Hal ini semakin penting dalam pelajaran Bahasa Arab, yang kerap dianggap sulit oleh siswa karena merupakan bahasa asing, bukan bahasa ibu.
Bagi siswa baru di sekolah berasrama, tantangan itu menjadi lebih besar. Selain harus beradaptasi dengan lingkungan baru, mereka juga dituntut mengikuti jadwal harian yang padat. Dalam situasi seperti itu, pembelajaran Bahasa Arab perlu dirancang dengan cara yang lebih ringan, menyenangkan, dan mendorong keterlibatan aktif siswa agar materi lebih mudah dipahami.
Tiga tahap Think Pair Share
Model Think-Pair-Share diterapkan melalui tiga tahap. Pertama, thinking, yaitu siswa diberi waktu untuk berpikir mandiri setelah guru menjelaskan materi dan memberikan soal. Kedua, pairing, yakni siswa berdiskusi dengan teman sebangku untuk saling membandingkan jawaban, menjelaskan pendapat, dan membantu teman yang belum memahami materi. Ketiga, sharing, saat siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas sehingga terjadi tanggapan, perbandingan, hingga sanggahan dari siswa lain.
Pola ini membuat siswa tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga dilatih berpikir, berdialog, dan menyampaikan gagasan. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Arab, model ini dinilai relevan karena membantu siswa memahami materi secara bertahap sekaligus membangun keberanian berkomunikasi. Kedekatan antar pasangan diskusi juga menjadi nilai tambah karena memudahkan interaksi dan mengurangi ketergantungan pada satu siswa saja.
Relevan untuk penguatan pembelajaran di lingkungan Mahad
Bagi lingkungan pendidikan berbasis keislaman dan asrama seperti Ma’had, hasil penelitian ini layak menjadi perhatian. Pembelajaran Bahasa Arab bukan hanya soal penguasaan materi di kelas, tetapi juga bagian dari pembentukan budaya akademik dan kebahasaan yang hidup di lingkungan santri. Karena itu, model pembelajaran yang mendorong keaktifan, kolaborasi, dan pemahaman bertahap seperti Think-Pair-Share dapat menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk dikembangkan.
Baca Juga: Tak Lolos SNBP Bukan Akhir, FAI Umsida Buka Peluang Masuk Tanpa Tes
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model Think-Pair-Share efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin. Dengan kenaikan nilai yang cukup signifikan dari pretest ke posttest, model ini menunjukkan bahwa suasana belajar yang aktif dan kolaboratif dapat memberi dampak nyata terhadap capaian akademik siswa.
Sumber: Amelya Khusnul Fadhilah dan Farikh Marzuqi Ammar, Enhancing Arabic Learning Outcomes: A Study on the Effectiveness of Think-Pair-Share Model.










